Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) menyodorkan produk reksadana ESG. Bagaimana return, risiko, dan prospeknya?
Sepanjang 2025, reksadana saham memimpin dengan return 20,62% , meski di bawah IHSG, sementara reksadana pasar uang catat return terendah 4,43%.
Berdasarkan data Infovesta per 22 Desember 2025, indeks reksadana saham syariah mencetak return 35,38% secara year to date (ytd)
Kinerja reksadana syariah diperkirakan solid pada 2026, didukung prospek positif saham dan obligasi domestik serta tren penurunan suku bunga.
Dana kelolaan reksadana syariah mencapai Rp 81,54 triliun per November 2025, meningkat 61,30% secara year-to-date (ytd).
Prospek kinerja reksadana berdenominasi dolar AS alias offshore diproyeksi masih akan positif, seiring otot dolar terus mengalami penguatan.
Namun dalam pemilihan investasi, investor hendaknya tetap memperhatikan faktor risiko yang harus ditanggung.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan industri reksadana mencatat pertumbuhan dana kelolaan pada November 2025.