Setelah Ditutup Naik 7,5%, Berikut Proyeksi IHSG untuk Hari Ini (10/6)
MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayangi koreksi pada perdagangan hari ini, Rabu, 10 Juni 2026. Investor tetap disarankan bijak mengakumulasi saham, meski kemarin telah menunjukkan sinyal positif naik 7,57%.
Analis Teknikal Senior Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta mengatakan, secara teknikal, pergerakan IHSG mulai berada daam kondisi downtrend yang sangat terbatas, setelah muncul pola bullish engulfing. Sinyal tersebut turut diperkuat oleh indikator Stochastic dan RSI yang mulai bergerak positif, serta didukung peningkatan volume transaksi.
Meski demikian, investor masih perlu mewaspadai potensi volatilitas yang tinggi. Arus dana asing tercatat masih menunjukkan tekanan dengan net sell harian mencapai Rp 2,59 triliun. Secara year-to-date, investor asing telah membukukan jual bersih sekitar Rp 72,8 triliun, sejalan dengan kinerja IHSG yang masih terkoreksi 33,54% sepanjang tahun berjalan.
Dari sisi domestik, sentimen positif datang dari langkah tak terduga Bank Indonesia yang menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,5% di luar jadwal Rapat Dewan Gubernur. Kebijakan tersebut mendapat respons positif pasar karena dinilai mampu menjaga stabilitas rupiah dan menekan laju capital outflow. Rupiah sendiri tercatat menguat 0,71% ke level Rp 18.058 per dolar AS.
Optimisme pasar juga ditopang oleh dukungan regulator terhadap program buyback saham. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kelonggaran bagi emiten untuk melakukan pembelian kembali saham tanpa harus memperoleh persetujuan RUPS terlebih dahulu. Kebijakan tersebut dipandang dapat meningkatkan kepercayaan investor sekaligus menjadi katalis bagi saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan dan blue chip.
Pelaku pasar juga akan mencermati rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia periode Mei 2026 yang diperkirakan naik tipis menjadi 124 dari sebelumnya 123. Posisi indeks yang tetap berada jauh di atas level 100 menunjukkan konsumen masih berada dalam zona optimistis terhadap kondisi ekonomi.
Sementara itu, sentimen eksternal masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan merespons aksi Iran yang menembak jatuh helikopter milik AS. Selain itu, pasar juga menunggu data inflasi Amerika Serikat yang diperkirakan menunjukkan percepatan kembali (re-acceleration), didorong kondisi pasar tenaga kerja yang masih kuat serta potensi kenaikan biaya logistik akibat konflik geopolitik.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak pada rentang support 5.546-5.318 dan resistance 5.917-6.058.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Di tengah potensi pergerakan IHSG, Nafan menyarankan investor untuk akumulasi pada saham pilihan dengan fundamental solid, fokus pada saham bervaluasi murah, saham yang menunjukkan arah pembalikan tren. Jangan lupa, gunakan manajemen risiko dengan disiplin.
Hari ini, jika ingin membeli BRPT, HRTA, dan saham RATU, simak dulu rekomendasi saham dari Mirae Asset Sekuritas.
1. BRPT — Accumulative Buy
Area akumulasi: 1.345–1.745
Target harga:
TP1: 1.785
TP2: 1.875
TP3: 2.110
Support: 1.345 dan 1.200
2. HRTA — Buy on Weakness
Area beli: 1.930–2.130
Target harga:
TP1: 2.220
TP2: 2.470
TP3: 2.970
Support: 1.930 dan 1.885
3. RATU — Accumulative Buy
Area akumulasi: 3.680–4.880
Target harga:
TP1: 4.940
TP2: 5.525
TP3: 7.500
Support: 3.680 dan 3.620
Perlu diingat, proyeksi dan rekomendasi saham di atas merupakan hasil analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual efek tertentu. Investor disarankan mempertimbangkan profil risiko, tujuan investasi, kondisi fundamental emiten, serta menerapkan manajemen risiko yang disiplin sebelum mengambil keputusan investasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News