Peluang Buy on Weakness, Simak Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas (10/6)
MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 7,5% kemarin. Namun, kenaikan tersebut masih akan berhadapan dengan sejumlah ujian. Simak sentimen yang mewarnai IHSG dan rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas Indonesia untuk hari ini, Rabu, 10 Juni 2026.
IHSG kemarin mencatat reli spektakuler dengan melesat 7,57% atau 404 poin ke level 5.722. Penguatan tersebut menjadi salah satu rebound harian terbesar dalam beberapa tahun terakhir setelah indeks sempat menyentuh level 5.317, yang merupakan titik terendah tahun ini sekaligus area support jangka panjang yang terakhir terlihat saat krisis pandemi 2020.
Pemulihan pasar didorong oleh kombinasi kebijakan yang berhasil meredakan kepanikan investor. Pemerintah menggelar pertemuan dengan para CEO BUMN untuk mendorong aksi buyback saham, sementara Bank Indonesia secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% di luar jadwal rapat reguler.
Langkah tersebut diambil setelah pelemahan rupiah berlangsung lebih cepat dan lebih dalam dari perkiraan, dengan kurs sempat menembus Rp 18.200 per dolar AS sebelum akhirnya kembali menguat ke kisaran Rp 18.000 per dolar AS.
Namun, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata menilai, reli tersebut baru sebatas menghentikan kepanikan pasar untuk sementara. Sejumlah faktor yang memicu tekanan sebelumnya masih membayangi, mulai dari derasnya arus keluar dana asing, meningkatnya sovereign risk premium Indonesia, hingga kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal pemerintah.
Pada perdagangan terakhir, investor asing masih membukukan jual bersih sekitar Rp 2,6 triliun, sehingga total net sell asing sepanjang tahun telah mencapai sekitar Rp 75 triliun.
Baca Juga: Sinarmas Sekuritas Beri Rekomendasi Speculative Buy untuk 3 Saham Ini (10/6)
Pandangan serupa juga disampaikan ekonom senior Chatib Basri. Menurutnya, pelemahan rupiah belakangan ini lebih mencerminkan meningkatnya persepsi risiko terhadap kondisi fiskal Indonesia dibandingkan semata-mata dampak konflik geopolitik global. Meski demikian, ia menilai fundamental ekonomi domestik masih relatif terjaga karena konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah tetap menopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini.
Baca Juga: Setelah Ditutup Naik 7,5%, Berikut Proyeksi IHSG untuk Hari Ini (10/6)
Dari sisi domestik, pasar juga mencermati laporan Dewan Ekonomi Nasional kepada Prabowo Subianto mengenai perkembangan ekonomi nasional, implementasi Program Makan Bergizi Gratis, hingga percepatan integrasi layanan pemerintahan berbasis kecerdasan buatan.
Di saat yang sama, investor mulai memperhitungkan dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi yang berlaku mulai 10 Juni, di mana Pertamax naik sekitar 32% menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green 95 naik menjadi Rp 17.000 per liter. Kenaikan tersebut berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan biaya operasional sejumlah sektor usaha.
Secara teknikal, reli kuat yang terjadi kemarin membuka peluang lanjutan rebound dalam jangka pendek. Namun, IHSG diperkirakan akan menghadapi ujian penting di area 5.900 yang berdekatan dengan resistance MA10. Sementara support di 5.550.
Rekomendasi saham
Berikut sejumlah saham dengan rekomendasi buy on weakness dari Kiwoom. Namun perlu diingat, analisis dan rekomendasi di atas merupakan pandangan Kiwoom Sekuritas dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu. Investasi saham mengandung risiko, sehingga setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor dengan mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.
1. AMMN — Buy on Weakness
Entry Buy: 3.290 – 3.410
Target Price: 3.550 – 3.690
Support: 3.230 – 3.290
Cut Loss: 3.210
2. BBRI — Buy on Weakness
Entry Buy: 2.720 – 2.790
Target Price: 2.880 – 2.960
Support: 2.680 – 2.720
Cut Loss: 2.660
3. CUAN — Trading Buy
Entry Buy: 750 – 775
Target Price: 810 – 840
Support: 735 – 750
Cut Loss: 725
4. PGEO — Buy on Weakness
Entry Buy: 810 – 840
Target Price: 875 – 910
Support: 795 – 810
Cut Loss: 785
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News