Detail TOPIK

IHSG Berpeluang Menguat pada Selasa (24/2), Ini Pilihan Sahamnya

IHSG Berpeluang Menguat pada Selasa (24/2), Ini Pilihan Sahamnya

Publish : 2026-02-23 20:15:08 | Oleh : Muhammad Alief Andri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,50% ke level 8.396 pada perdagangan Senin (23/2/2026). Penguatan indeks terjadi seiring masuknya dana asing dengan net foreign buy sebesar Rp1,1 triliun di pasar reguler serta kombinasi sentimen positif global dan domestik.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai penguatan pasar saham domestik didorong respons positif investor terhadap keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump. Meski demikian, pasar masih mencermati wacana penerapan tarif global baru sebesar 15% yang berpotensi memicu volatilitas.

“Dari domestik, sentimen positif juga datang dari progres proposal reformasi pasar oleh BEI dan OJK yang mendapat respons konstruktif dari MSCI dan FTSE,” katanya kepada Kontan, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: OJK Atur Kasus Influencer Saham, Investor Ritel Harus Apa?

Selain itu, likuiditas domestik dinilai tetap solid tercermin dari pertumbuhan jumlah uang beredar (M2) Indonesia yang mencapai 10% secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dibandingkan 9,6% pada Desember 2025.

Dari sisi teknikal, Reza melihat IHSG masih berada dalam tren bullish dan tengah menguji resistance psikologis di area 8.400.

“Apabila level tersebut mampu ditembus secara meyakinkan, maka ruang penguatan lanjutan menuju 8.500 terbuka. Sementara support terdekat berada di kisaran 8.250 sampai 8.300,” jelasnya.

Ia menambahkan, arus dana asing berpeluang berlanjut terutama pada saham perbankan berkapitalisasi besar seiring membaiknya persepsi risiko terhadap pasar Indonesia pasca perkembangan proposal reformasi indeks.

Meski begitu, investor tetap perlu mencermati risiko eksternal, terutama meningkatnya tensi geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang berpotensi memicu volatilitas harga minyak dan emas.

“Kondisi tersebut berpotensi menopang saham berbasis komoditas energi dan emas dalam jangka pendek,” tambah Reza.

Untuk perdagangan Selasa (24/2/2026), Reza merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor. Saham TINS direkomendasikan buy pada area Rp 4.000 sampai Rp 4.150 dengan target resistance Rp 4.300 hingga Rp 4.500 dan stoploss di bawah Rp 3.900.

Baca Juga: Dukung Pemulihan Pasca Bencana Sumatra, SRO Pasar Modal Berikan Donasi Rp 3,95 Miliar

Selain itu, ELSA direkomendasikan buy di kisaran Rp 800 sampai Rp 810 dengan target Rp 840 sampai Rp 850 serta stoploss di bawah Rp 780. Adapun HMSP dapat dicermati pada area buy Rp 890 sampai Rp 910 dengan target resistance Rp 935 hingga Rp 980 dan stoploss di bawah Rp 850.

Selanjutnya: Dabeeo Perluas Teknologi AI untuk Perkebunan Sawit di Indonesia

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 24 Februari 2026, Atur Ketenangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Komentar Publish : 2026-02-23 20:15:08