Detail TOPIK

Berharap Masih Menguat, Waspadai Risiko Tersembunyi, Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini

Berharap Masih Menguat, Waspadai Risiko Tersembunyi, Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini

Publish : 2026-06-17 06:05:17 | Oleh : Rashif Usman

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 4,12% ke level 6.254,96 pada penutupan perdagangan, Senin (15/6). Meski menguat, investor asing mencatatkan aksi jual bersih alias net sell Rp 106 miliar. 

Pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6), Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda memproyeksi, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan setelah berhasil membentuk pola v-shape recovery. Didukung membaiknya sentimen pasar serta mulai melandainya tekanan jual investor asing.

Secara teknikal, momentum penguatan masih cukup terjaga selama IHSG mampu bertahan di atas area support. "Kami memperkirakan, IHSG bergerak dalam rentang support 5.931-6.071, target resistance di  6.300–6.360," kata Reza kepada Kontan, Selasa (16/6).

Pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan mempertahankan BI rate di level 5,5%, serta pertemuan The Fed pekan depan yang juga diperkirakan menahan suku bunga acuan.

Baca Juga: Stabilitas Hari Ini, Pertumbuhan Esok Hari

Sentimen tersebut berpotensi mendukung stabilitas rupiah dan meningkatkan minat investor ke IHSG.  Selain itu, optimisme kesepakatan damai Amerika Serikat (AS)-Iran yang mendorong penurunan harga minyak dunia turut menjadi katalis positif. Berpotensi menekan inflasi, menjaga fiskal dan mendukung penguatan rupiah.  Kondisi itu memungkinkan IHSG  melanjutkan di jangka pendek. 

Praktisi pasar modal dan Pendiri WH-Project, William Hartanto memprediksi, hari ini IHSG berada pada kisaran 6.188 - 6.400. "Proyeksi berdasarkan optimisme pelaku pasar yang melihat IHSG sudah tembus 6.200 sebagai konfirmasi pembalikan arah," ucap William. Ia menyarankan buy  IMPC dan TPIA di target harga masing-masing Rp 1.900-Rp 2.000 dan  Rp 2.300-Rp 2.400 per saham. 

Adapun Reza merekomendasikan sejumlah saham yang menarik dicermati. Contoh BMRI, rekomendasi buy di Rp 4.400-Rp 4.500, target harga   Rp 4.610 – Rp 4.720.  Stop loss di bawah Rp 4.300.

Lalu MDKA, rekomendasi buy di  Rp 2.650-Rp 2.700, dengan target harga Rp 2.850-Rp 2.940 dan stop loss di bawah Rp 2.550. Lalu rekomendasi buy SMIL di Rp 270-Rp 276. Target harga Rp 284-Rp 300, stop loss di bawah Rp 265
 

Komentar Publish : 2026-06-17 06:05:17