Detail TOPIK

Simak Proyeksi IHSG dan Ide Trading Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (24/4)

Simak Proyeksi IHSG dan Ide Trading Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (24/4)

Publish : 2026-04-24 08:28:32 | Oleh : Sanny Cicilia

MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih meriang. Bagaimana proyeksinya hari ini? Simak proyeksi IHSG dan ide trading hari ini, Jumat (24/4) dari Kiwoom Sekuritas Indonesia. 
 
IHSG kemarin Kamis (23/4) ditutup melemah tajam sebesar 163 poin atau -2,16% ke level 7.378,61, seiring tekanan jual yang didominasi investor asing. Tercatat aksi foreign net sell mencapai sekitar Rp1,36 triliun, terutama pada saham perbankan besar seperti BBRI dan BMRI, disusul aksi lepas pada BBCA dan ASII.

Pelemahan IHSG terjadi bersamaan dengan depresiasi signifikan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp 17.302 per dollar AS sebelum ditutup di kisaran 17.278. Kombinasi outflow asing dan tekanan mata uang memperburuk sentimen pasar domestik.

Menurut Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata, secara teknikal, tekanan IHSG diperkirakan belum sepenuhnya mereda. Area support terdekat berada di kisaran 7.337 hingga 7.250, yang merupakan area MA20 sekaligus batas atas channel downtrend.

Dengan kondisi saat ini, strategi agresif justru berisiko. Pendekatan wait and see menjadi lebih relevan sambil menunggu tanda-tanda stabilisasi, baik dari aliran dana asing maupun pergerakan rupiah.

Ide Trading Hari Ini

Di tengah volatilitas tinggi, beberapa saham masih menarik untuk dicermati secara trading jangka pendek. 

1. DSNG
Entry: 1.705 – 1.750
Target: 1.805 – 1.855
Support: 1.680 – 1.705
Cut loss: 1.670

2. JPFA
Entry: 2.610 – 2.680
Target: 2.770 – 2.850
Support: 2.570 – 2.610
Cut loss: 2.550

3. MEDC
Entry: 1.755 – 1.800
Target: 1.855 – 1.910
Support: 1.730 – 1.755
Cut loss: 1.720

4. MYOR
Entry: 1.775 – 1.820
Target: 1.875 – 1.930
Support: 1.750 – 1.775
Cut loss: 1.740

Rekomendasi saham di atas bersifat informasi dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor dengan mempertimbangkan profil risiko, tujuan investasi, serta kondisi pasar terkini. Selalu gunakan manajemen risiko yang disiplin, termasuk penetapan cut loss.

Sentimen market

Dari sisi eksternal, pasar global berada dalam tekanan akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Meskipun gencatan senjata diperpanjang, dinamika di lapangan justru menunjukkan eskalasi.

Iran dilaporkan meningkatkan kontrol militer di Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia, termasuk penyitaan kapal. Di sisi lain, Amerika Serikat memperketat kehadiran militernya dan meningkatkan operasi maritim. Kondisi ini memicu lonjakan harga minyak dan penguatan dolar AS.

Dari dalam negeri, pemerintah disebut tengah menjalankan kebijakan ekonomi dalam “mode survival”, dengan fokus pada efisiensi anggaran, penertiban sektor sumber daya alam, serta dorongan hilirisasi dan ketahanan energi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Komentar Publish : 2026-04-24 08:28:32