Pernah Jadi Reseller, Flo Sukses Membangun NoonaKu Signature

Perempuan yang kini berusia 28 tahun itu mengisahkan, demi membantu orang tua, semasa kuliah ia menjual casing ponsel Blackberry.



Industri fashion dalam negeri memiliki kontribusi besar ke ekonomi. Tahun lalu, salah satu bagian industri kreatif itu menyumbang 3,76% PDB nasional.

Ekspor industri mode Tanah Air pada 2017 mencapai US$13,29 miliar naik 8,7% seiring dengan meningkatnya permintaan pasar dunia. Industri ini pun menyerap tenaga kerja tak sedikit, mencapai 2 juta orang, setara 14,7 dari total tenaga kerja sektor industri.

Ada banyak kisah keberhasilan anak muda di industri mode alias fashion. Salah satunya NoonaKu Signature yang dikelola Florentia Jeanne (Flo), bersama sang adik, Felicia Febry (Fle).

NoonaKu memiliki visi, melakukan pemerataan mode sehingga setiap orang berhak tampil modis, kece, namun tidak menguras kantong. Semua orang berhak tampil gaya meski budget terbatas.

Cerita bisnis Flo dimulai di bangku kuliah tepatnya tahun 2005. Perempuan yang kini berusia 28 tahun itu mengisahkan, demi membantu orang tua, semasa kuliah ia menjual casing ponsel Blackberry, yang di masanya pernah booming.

Namun, bisnisnya tak mulus. Ia sadar, tak setiap hari orang akan membeli casing ponsel.

Sementara, orang relatif lebih cepat mengganti produk fashion. Apalagi kaum hawa cenderung tidak mau baju yang digunakan tiap hari itu-itu saja. Sadar potensi itu, ia beranikan diri beralih menjual produk fashion.

Apalagi, semasa kuliah, ia melihat teman-temannya berjualan baju melalui Facebook dan mengantongi margin Rp20.000 per potong. Jika berhasil menjual puluhan, marjin makin menggunung.

Namun karena tak punya modal, ia menjadi reseller beberapa brand mode. Jika sudah ada pembeli, sudah menerima pembayaran, baru kemudian ia pesankan. Margin dari reseller terus ia simpan hingga akhirnya meyakinkan diri untuk mengeluarkan brand sendiri yakni NoonaKu Signature di 2015.

Pada tahap awal, produk yang jual melalui aplikasi instant messaging, media sosial, dan kini menggunakan marketplace sendiri. Kini, saban bulan, produknya terjual ribuan potong.

Kata Flo, meski produknya diterima positif di luar negeri, seperti Singapura, pasar dalam negeri tetap menjadi fokus utama sesuai dengan visi sejak didirikan yakni melakukan pemerataan fashion.

Menurut Flo, bisnis yang dimulai dengan modal minim ini berprinsip menyediakan busana berkualitas dengan harga terjangkau. Pakaian yang dijual dengan kisaran di bawah Rp 100.000. Meski harga miring, dari sisi bahan sangat berkualitas dan model up to date, sehingga bisa dijangkau oleh semua kalangan.

Mengelola Bisnis

Berkat produk yang murah dan berkualitas, NoonaKu Signature juga dipercaya department store untuk merelabel. Artinya mereka membeli produk NoonaKu Signature kemudian diberi label sendiri.

Ia pun banyak menerima relabel merek lain untuk perusahaan clothing line. Sehingga turut membantu mereka yang ingin punya cloting line sendiri dengan modal yang terbatas.

Kata Flo, produknya diterima dengan baik karena sejak awal konsisten dalam hal kualitas produk, dalam hal pelayanan ke konsumen juga excelent, dan dari sisi harga terjangkau semua kalangan. Value terpenting lain dari NoonaKu Signature, yakni up to date karena tren mode sangat dinamis dan NoonaKu selalu memantau tren dan salah satu yang paling update di dunia fashion.

Kini, NoonaKu tak hanya melayani pembelian satuan, namun juga melayani B to B. Contoh, jika memesan dua lusin, pelanggan dapat gratis jahit ganti label, dari label NoonaKu ke label milik pembeli. Kata Flo, mereka melakukan itu karena suport pada anak muda yang punya passion di bisnis fashion tapi memiliki modal terbatas.

Perusahaan yang didirikan bersama adiknya juga menerima jasa menjahitkan seragam, jasa menjahit ekslusif, yang sering digunakan local brand, maupun department store. Menjahit ekslusif, kata Flo, perusahaannya akan menjahitkan sesuai model disen customer. Dan NoonaKu tidak akan produksi model serupa.

“Integritas ini lah yang selalu kita jaga dan pertahankan, sampai untuk semua kustomer B to B kita betah. Karena disen masalah ekslusifitas, kadang ada yang komit tidak produksi ternyata di tempatnya diproduksi, nah kami tidak pernah mau melanggar etika dari bisnis,” tegasnya.

Berkat ketekunan, inovasi, dan integritas dalam mengelola usaha, NoonaKu Signature kini sudah memiliki 20 karyawan. Volume produksi terus menignkat, memproduksi pakaian untuk sendiri, brand lain, departemen store, hingga butik.

Andai mendapat kepercayaan lebih besar, seperti mendapat investor, ia ingin mengembangkan NoonaKu Signature ke pasar luar negeri seperti brand fesyen global. Namun, dengan tetap mengedepankan harga terjangkau semua kalangan. Sekaligus para konsumen di luar negeri mengetahui bahwa ini merupakan karya anak Indonesia.

Agar terus berkembang, atau ketika bisnis tengah drop, ia melakukan evaluasi berdasar data yang ada. Pertama jangan pernah menyerah apalagi sebagai pemimpin usaha. Jika pemimpinnya down, semua tim down. Karena pemimpin sumber semangat. Menyemangati diri sendiri. Kalau drop jangan baper, tapi bangkit jangan menyerah. Analisa apa yang salah, dan perbaiki.

Juga tidak lupa, terus mengamati perkembangan para pesaing. Dan terpenting, menemukan keunikan dari usaha yang dijalani. Karena uniqness merupakan kekuatan dan sangat powerfull karena tidak semua orang bisa meniru dan menyaingi. Tak kalah penting, karena persaingan makin sengit, pelayanan haru semakin cepat, kualitas terus dijaga, serta harga yang selalu mampu lebih murah.

“Di dalam bisnis kita harus percaya bahwa Tuhan akan membawa dari satu kemenangan ke kemenangan lain. Dan kesuksesan dalam bisnis itu seperti perjalanan ke puncak , ada saat naik turun,” ucapnya.

Dengan mengikuti dan akhirnya menjadi salah satu pemenang Wirausaha Muda Mandiri, ia membuktikan bahwa NoonaKu dipercaya publik, dari sisi kredibilitas bisnis diakui. Dalam usaha, kata Flo, kredibilitas sangat diperlukan dan ketika ikut WMM, hingga menang, seperti mendapat tanda verified.

“Kalau di instagram, centang biru, jadi ini verified, bahwa usaha kami ini terpercaya. Dan setelah ikut WMM pelanggan juga semakin percaya kepada Noonaku baik B to C maupun B to B, bahkan Bank Mandiri pun memilih kami,” tegasnya.

Ia merasakan banyak manfaat luar biasa setelah ikut WMM. Dari sisi jaringan semakin luas, ekposur media semakin besar, sehingga brand lebih dikenal masyarakat. Terpenting lagi, dari pengusaha yang mengandalkan insting, karena coaching yang diberikan Bank Mandiri berubah menjadi pengusaha profesional dan benar benar ahli serta handal.

“Saya pribadi mengucapkan terimakasih banyak kepada Bank Mandiri karena ikut WMM merupakan salah satu pilihan terbaik yang pernah saya ambil dalam hidup saya.

Karena sebelum dan sesudah ikut, saya rasakan jauh berbeda. Tidak hanya dalam usaha saja, tapi pribadi, dibangun agar mindset, perilaku, dan apapun yang saya lakukan itu, menjadi pengusaha yang benar-benar handal bukan amatir,” pungkas Flo, Juara II Wirausaha Muda Mandiri Nasional 2016.

(Commercial Content)
Artikel