• Pasang surut perbankan di Indonesia
    Jatuh bangun industri perbankan ikut menggambarkan perjalanan sebuah bangsa

Jejak langkah perbankan Indonesia


Kondisi perekomomian Indonesia mengalami pasang surut. Menarik untuk disimak bagaimana sejarah perbankan Indonesia terbentuk, strategi pemerintah Indonesia untuk bangkit saat terpuruk, dan menikmati kejayaan di masa-masa gemilang.

selanjutnya

foto dok : Presiden Soeharto sedang memberikan pengumuman likuidasi perbankan
(dokumentasi museum bank Indonesia)

Perbankan di era Soeharto


Pakto 88 dan booming perbankan Indonesia

Industri perbankan nasional mendapat angin segar dengan adanya Pakto 88. Namun di balik Paket Kebijakan Oktober 1988 ini tersimpan kelemahan yang membawa perbankan ke dalam krisis moneter 1997/1998.

selanjutnya

Masa kelam perbankan Indonesia



  Perbankan dalam pusaran krisis moneter 1997-1998

Krisis moneter alias krismon yang diawali melelehnya nilai tukar rupiah pada pertengahan 1997, mengakhiri booming industri perbankan di era 1990-an. Satu per satu bank rontok dan jadi biang kerok krisis ekonomi sangat parah di Tanah Air.

  Skandal Bank Bali: kongkalingkong berbau politik

Salah satu drama paling getir dalam gelombang krisis moneter 1997-1998 adalah skandal cessie Bank Bali. Skandal ini menyangkut sejumlah nama besar, proses hukumnya berliku, dan sebenarnya belum benar-benar tuntas hingga saat ini.

  Empat bank bangkrut melebur jadi bank terbesar

Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kini merupakan bank terbesar di Indonesia dari sisi aset yang jumlahnya per Juni 2016 mendekati Rp 1.000 triliun.

  Century, luka Rp 6,7 triliun yang menggaduhkan

Langkah BI meminta pemerintah bailout Bank Century pada 20 November 2008 karena berdampak sistemik, berbuntut panjang. Kasusnya di ranah hukum belum benar-benar tuntas.

  Perburuan buronan BLBI belum berakhir

Kamis 21 April 2016, berakhirlah 13 tahun pelarian buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono.





Berbagai kebijakan penyehatan perbankan, sebuan bank asing dan konlomerasi perbankan.

Perbankan Indonesia setelah krisis

Membeli obat krisis tanpa uang negara

Dua kali krisis membuat pemerintah tak ingin sektor perbankan manja mendapatkan dana talangan dengan mudah. Pemerintah ingin sektor perbankan tak lagi cepat sakit, tahu obat yang harus ditenggak jika demam, serta cepat pulih.

Memagari bank dengan Basel Accord

Regulasi perbankan buatan Basel Committee on Bank Supervision (BCBS) yang disebut Basel Accord memberi rekomendasi kepada lembaga keuangan di dunia untuk menciptakan stabilisasi keuangan.

Menanti transparansi konglomerasi keuangan Indonesia

OJK sudah memetakan ada 50 konglomerasi keuangan di Indonesia. Sayangnya, OJK belum membuka siapa saja mereka.

Ekspansi bank lokal, maju selangkah di jalan berliku

Bank asing bisa dengan mudah beroperasi di Indonesia, namun bank dasal Indonesia begitu sulit beroperasi di luar negeri.